Pentingnya Menutup Kartu Halo Telkomsel

Sudah beberapa kali saya ditanya sama beberapa sahabat pembaca blog ini tentang pendapat saya apabila kartu Halo tidak dipakai dan dibiarkan begitu saja. Yang terbaru adalah salah satu pertanyaan dari sahabat pembaca yang tidak dicantumkan namanya pada postingan saya sebelumnya yang berjudul [Ditawari Tambahan Kuota 1GB Hanya Dengan Migrasi Kartu Halo].
Sahabat tersebut menceritakan bahwa Kartu Halo yang digunakannya sudah hilang, dan hingga saat ini selalu dikirimi tagihan penggunaan kartu tersebut. Selanjutnya yang menjadi pertanyaan adalah; Kenapa kartu Halo Telkomsel yang hilang dan sudah tidak dipakai, pelanggannya tetap mendapatkan tagihan pembayaran kartu pascabayar tersebut?

Sebagai informasi bahwa tagihan kartu Halo Telkomsel akan terus diberikan kepada penggunanya selama nomor tersebut belum ditutup. Jadi solusi untuk keluhan sahabat pembaca yang kasusnya sama dengan yang saya tuliskan di atas adalah segera menutup kartunya ke GraPARI yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal sahabat.

Bagaimana cara menutup atau berhenti berlangganan kartu Halo kalau kartunya hilang? Sebenarnya tidak terlalu rumit dan susah karena sahabat tidak perlu lapor ke Polisi untuk mengurus kartu Halo yang hilang tersebut. Jadi sahabat hanya perlu datang ke GraPARI membawa KTP yang sahabat gunakan ketika sahabat membuat kartu Halo.

Selanjutnya kalau sahabat memang berniat untuk tidak lagi menggunakan kartu Halo tersebut, silakan sesampai di GraPARI, sahabat langsung mengutarakan maksud dan tujuan sahabat kepada customer service (CS). Biasanya CS tersebut akan meminta KTP dan Nomor Kartu Halo yang akan ditutup sebagai syarat untuk menutup kartu tersebut.

Berhubung nomor Kartu Halo yang sahabat gunakan hilang, maka sahabat hanya perlu menyebutkan nomor Kartu Halo yang hilang tersebut dan menyerahkan KTP sebagai tanda (bukti) bahwa sahabat adalah pemilik dari nomor yang hilang tersebut. Selanjutnya sahabat akan disuruh membayar tagihan kartu Halo yang belum sahabat lunasi (apabila masih ada).

Setelah sahabat melunasi pembayaran tagihan kartu Halo, selanjutnya CS akan memproses penonaktifan kartu Halo sahabat. Setelah selesai diproses, selanjutnya sahabat tidak akan mendapatkan lagi tagihan penggunaan kartu Halo setiap bulannya. Oh iya, untuk antisipasi kalau nanti diperlukan, jangan lupa sahabat membawa KK (Kartu Keluarga) juga.

Banyak hal yang tidak disangka ketika sahabat dengan sengaja atau tidak sengaja mengabaikan pembayaran tagihan kartu Halo. Selain identitas sahabat diblacklist sama Telkomsel, tagihan kartu Halo sahabat juga akan terus berjalan. Untuk lebih jelasnya, sahabat bisa membaca tulisan saya yang berjudul [Akibat Jika Tagihan Kartu Halo Tidak Dibayar]. Semoga membantu dan bermanfaat.

Pentingnya Menutup Kartu Halo Telkomsel
  1. Halo kak saya mau bertanya nih
    Hari ini tgl 4 Mei 2021 saya ditelepon cs 188 menawarkan migrasi kartu halo, saya iyakan setuju karna tergiur. Tapi setelah setuju dan mengkonfirmasi data saya mencari informasi, dan berubah pikiran karena beberapa alasan. Langsung saya hubungi 188 untuk melakukan pengajuan pembatalan, kemudian akhirnya di proses dibantu up laporannya dan disuruh nunggu sampai 3x24 jam, tapi sekitar pukul 2 siang saya ditelepon kembali oleh pihak marketing yg menelepon saya diawal, bertanya tentang pengajuan pembatalan ditanya alasan dan tetap keukeuh tidak bisa dibtalkan tp saya juga keukeuh ingin dibatalkan. Akhirnya pihak sana mengucapkan “baik jadinya pembatalan ya bu” setelah itu saya tidak menerima pesan apapun. Apakah itu artinya sudah berhasil dibatalkan? Apa perlu saya hubungi lg pihak cs untuk menanyakan kelanjutan dari pelaporan saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau Kak Nadya belum dapat laporan apa-apa maka tidak ada salahnya Kakak menguhubungi CS lagi untuk menanyakan perkembangannya. Biasanya ada nomor laporan yang menyebutkan bahwa permintaan pembatalan migrasi diproses Kak 😊

      Hapus
  2. Terima kasih kak, saya akan coba mengubungi kembali CS nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kak, pasti berhasil (mengingat Kak Nadya GerCep dari awal) :)

      Hapus