Mengenal Bagian Sistem Gerak Pada Tubuh Manusia

Setiap beraktivitas pastinya sahabat tidak akan pernah lepas dengan yang namanya gerak. Sadarkah sahabat bahwa setiap sahabat melakukan gerakan, sebenarnya dalam proses aktivitas gerak tersebut melibatkan beberapa organ yaitu rangka, sendi, dan otot. Kombinasi yang kompleks tersebut dinamakan dengan sistem gerak tubuh.
mengenal bagian sistem gerak pada tubuh manusia
Bukan hanya pada waktu terjaga dan melakukan aktivitas saja sistem gerak pada tubuh akan bekerja, bahkan pada waktu sahabat tidurpun sistem tersebut tetap bekerja. Kok bisa? Ya bisa, karena pada waktu tidur, sebenarnya secara tidak sadar sahabat juga melakukan gerakan. Kalau tidak percaya, silakan sahabat rekam diri sendiri ketika sahabat sedang istirahat (tidur) di rumah.

Seperti yang saya sampaikan di atas bahwa ada kombinasi antar organ tubuh (rangka, sendi, dan otot) dalam setiap sahabat melakukan gerakan. Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan informasi mengenai peran dari ketiga bagian organ yang membantu proses gerak pada tubuh manusia tersebut.

[1] Rangka

Dalam tubuh manusia terdapat kurang lebih sekitar 206 ruas tulang yang memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Organ ini merupakan alat gerak pasif, tempat melekatnya otot, pembentuk tubuh, dan juga sebagai penegak tubuh manusia. Kerangka manusia dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu sebagai berikut:
  • Tengkorak yang terdiri dari kranium, orbit, tulang hidung, tulang telinga, rahang atas (maksila), rahang bawah (mandibula), dan foramen magnum.
  • Badan yang terdiri dari ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, gelang bahu, dan gelang panggul.
  • Anggota gerak yang terdiri dari dua bagian yaitu atas dan bawah. Anggota gerak bagian atas terdiri dari tulang pengumpil, tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari tangan. Sedangkan anggota gerak bagian bawah terdiri dari tulang paha, tulang tempurung lutut, tulang kering, tulang betis, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, dan ruas tulang jari kaki.

Sebagai informasi bahwa rangka pada manusia memiliki peranan yang sangat penting. Dengan adanya rangka, maka sahabat bisa berdiri dan melakukan aktivitas lainnya. Oleh karena hal tersebut, bisa sahabat bayangkan apabila rangka dalam tubuh manusia terganggu, maka akan mengakibatkan aktivitas gerak pada manusia menjadi terbatas.

[2] Sendi

Ada sekitar 200 tulang dalam kerangka tubuh manusia yang saling terhubung. Hubungan antar tulang dalam kerangka tubuh tersebut dinamakan dengan sendi. Karena menghubungkan antar tulang dalam sistem gerak tubuh manusia, maka persendian memiliki peran yang sangat penting dalam sistem gerak.

Hubungannya dengan sistem gerak tubuh pada manusia, persendian (sendi) dibedakan menjadi tiga macam berdasarkan sifat geraknya, yaitu sebagai berikut:
  • Sendi Mati adalah persendian yang memungkinkan tidak terjadinya pergerakan karena tidak memiliki (adanya) celah sendi. Dalam hal ini, contoh dari sendi mati adalah persendian antar tulang tengkorak.
  • Sendi Kaku adalah persendian yang memungkinkan terjadinya pergerakan yang bersifat kaku karena terdiri dari ujung-ujung tulang rawan. Dalam hal ini, contoh dari sendi kaku adalah persendian antara ruas -ruas tulang.
  • Sendi Gerak adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan bebas karena terjadi pada antar tulang yang tidak dihubungkan dengan jaringan. Sendi gerak dikelompokkan menjadi 6 macam yaitu (1) sendi putar, (2) sendi geser, (3) sendi pelana, (4) sendi engsel, (5) sendi gulung, dan (6) sendi peluru.

Bisa dikatakan bahwa sendi merupakan jembatan penghubung antar tulang yang memiliki cara kerja masing-masing berdasarkan fungsinya. Oleh karena itu, apabila ada salah satu atau beberapa sendi dalam bagian tubuh manusia yang mengalami kerusakan atau terjadi gangguan, maka akan mempengaruhi sistem gerak pada tubuh.

[3] Otot

Secara sederhana, otot merupakan alat gerak aktif yang berfungsi untuk menggerakkan tulang, sehingga akan menghasilkan sebuah gerakan. Berdasarkan cara kerjanya, otot dalam sistem gerak tubuh manusia dibedakan menjadi dua yaitu sadar dan tidak sadar. Tentu saja cara kerja otot tergantung dari jenis otot tersebut.

Dalam sistem gerak otot pada tubuh manusia terdapat 3 jenis otot. Berikut adalah 3 jenis otot tersebut:
  • Otot Polos adalah otot yang bekerja secara tidak sadar dan memiliki warna yang polos (sesuai dengan namanya). Ciri-ciri dari otot polos diantaranya adalah berbentuk gelondong, ujungnya meruncing dan tengahnya menggelembung, memiliki inti satu (yang berada di tengah), lambat merespon rangsang, dan terletak di dinding usus, pembuluh darah, saluran kelamin, dan dinding rahim.
  • Otot Lurik adalah otot yang bekerja secara sadar dan memiliki warna lurik (sesuai dengan namanya). Ciri-ciri dari otot lurik adalah berbentuk silindris dan memanjang, memiliki inti banyak (yang terletak di tepi), cepat merespon rangsang, dan melekat pada tulang.
  • Otot Jantung adalah otot yang bekerja secara tidak sadar dan memiliki warna lurik. Ciri-ciri dari otot jantung adalah berbentuk silindris bercabang, membentuk anyaman, lambat merespon rangsang, dan otot ini hanya terdapat di jantung.

Dari penjelasan tentang bagian sistem gerak manusia yang sudah saya sampaikan di atas, setidaknya sahabat akan lebih mengerti dan sadar akan pentingnya menjaga organ dalam sistem gerak tubuh manusia. Seperti pepatah yang sudah sering kita dengar bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Semoga membantu dan bermanfaat.

Mengenal Bagian Sistem Gerak Pada Tubuh Manusia