Kecewa Dengan Kuota Internet Kemdikbud Telkomsel

Sangat disayangkan bahwa niat baik pemerintah memberikan bantuan kuota internet Kemdikbud melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekonologi, tidak didukung dengan skema penggunaan yang tepat oleh Telkomsel. Jadi bukan kuota internet Kemdikbud yang membuat saya kecewa, akan tetapi penyebabnya adalah skema penggunaan kuota bantuan pemerintah tersebut.

Singkat cerita, hari ini saya masih memiliki sisa kuota internet utama sebesar 7GB dan kuota internet malam sebesar 5GB yang masa aktifnya sudah hampir berakhir. Kuota internet utama yang saya miliki kuota internetnya akan habis hari ini, sedangkan masa aktif dari kuota internet malam saya habisnya adalah besuk.
Kemarin saya mendapatkan Kuota Internet Kemdikbud sebesar 10GB yang memiliki masa aktif 30 hari, sehingga saat ini diwaktu yang bersamaan saya memiliki kuota internet dengan rincian berikut:
  • Kuota internet utama 7GB (masa aktif berakhir hari ini).
  • Kuota internet malam 5GB (masa aktif berakhir besuk).
  • Kuota internet kemdikbud 10GB (masa aktif berakhir 29 hari lagi).

Kalau sahabat perhatikan kuota internet yang saya miliki di atas, pastinya akan sama-sama sepakat bahwa seharusnya apabila saat ini saya mengakses internet, maka kuota yang akan terpakai terlebih dahulu adalah kuota internet utama yang masa aktifnya berakhir hari ini atau kuota internet malam yang berakhir besuk.

Pada kenyataannya yang saya alami adalah setelah saya mendapatkan kuota internet kemdikbud, ketika saya mengakses internet yang terpakai adalah kuota internet kemdikbud yang masa aktifnya lebih panjang dibandingkan dengan kuota internet saya lainnya yang masa aktifnya akan berakir sebentar lagi yaitu kuota internet utama dan kuota internet malam.

Itu artinya bahwa saya ‘dipaksa’ untuk menghabiskan kuota internet Kemdikbud agar saya bisa menikmati kuota internet saya lainnya. Sekali lagi hal tersebut sangat menyedihkan dan sangat mengecewakan bagi saya. Kalau boleh saya bertanya “Niat tidak sih Telkomsel menyalurkan bantuan kuota internet Kemdikbud?”.

Ada beberapa Media Sosial, Aplikasi Video, dan Game yang tidak bisa diakses menggunakan kuota internet Kemdikbud sehingga untuk mengaksesnya dibutuhkan kuota internet utama. Itu artinya bahwa apabila sahabat hanya memiliki kuota internet Kemdikbud dan pulsa reguler, maka akan sangat berpotensi pulsa reguler sahabat tersedot untuk akses aplikasi lainnya.

Dengan adanya kejadian yang sudah saya alami dan saya sampaikan di atas, saya berharap bahwa Telkomsel selaku penyalur kuota internet Kemdikbud bantuan dari pemerintah, selain mengambil ‘keuntungan’ dari kerja sama tersebut, juga memperhatikan pelayanan terbaiknya agar Telkomsel dan pelanggannya sama-sama diuntungkan. Semoga pelayanannya bisa diperbaiki.

Kecewa Dengan Kuota Internet Kemdikbud Telkomsel