Terhitung sejak hari ini, masa aktif dari Paket Freedom Internet 151GB di nomor IM3 saya tinggal 5 hari. Sedangkan jumlah kuota internet saya dalam paket tersebut bisa dibilang masih cukup banyak yaitu 74,4GB (hampir 50%).
Otomatis setelah 5 hari lagi, apabila kuota
internet saya tersebut tidak habis, maka kuotanya akan habis sia-sia. Sangat
disayangkan sekali apabila kuota internet ‘hilang’ entah ke mana setelah masa
aktif dari suatu paket internet berakhir.
Apabila menelisik penggunaan internet saya rata-rata
dalam 2 bulan terakhir, memang penggunaan internet saya rata-rata di angka 60GB
setiap bulannya, sehingga keputusan saya mengaktifkan paket internet Freedom
150GB (28 hari) merupakan keputusan yang kurang tepat.
Normalnya apabila saya disuruh menghabiskan kuota internet 74,4GB dalam waktu 5 hari menggunakan smartphone yang saya gunakan, sepertinya hal tersebut terlalu berat bagi saya.
Mungkin alternatifnya agar sisa kuota internet
Indosat IM3 saya tidak terbuang sia-sia, maka saya akan share (sebarkan) kuota internet saya
ini menggunakan jaringan Wifi, sehingga bisa digunakan di gadget lainnya yang
saya dan keluarga miliki.
Belajar dari hal tersebut, tentunya saya tidak
ingin sahabat juga mengalami hal yang sama dengan apa yang sudah saya alami.
Memang benar bahwa merencanakan kebutuhan internet seluler sangatlah penting
untuk efisiensi pengeluaran keuangan.
Seharusnya saya tidak gegabah dalam memutuskan
untuk mengaktifkan paket internet dengan jumlah kuota internet ‘besar’ yang
tidak ada jaminan bahwa kuotanya bisa dipakai selamanya, seperti halnya Paket AON Tri (3).
Seperti yang sudah saya bahas dalam beberapa
tulisan saya sebelumnya bahwa di awal tahun 2026 ini, sepertinya operator
seluler di Indonesia mulai kompak untuk ‘menaikkan’ harga paket internet
bulanan kepada konsumennya.
Bukan hanya itu saja, promosi khusus yang sebelumnya
sering diberikan oleh operator kepada pelanggannya dalam bentuk diskon harga
paket internet hingga 70%, di awal tahun 2026 hingga saat ini juga belum saya
temukan.
Trik yang biasanya saya gunakan untuk
mendapatkan penawaran promo paket internet dengan harga yang murah, yaitu
dengan tidak mengaktifkan paket internet dalam jangka waktu yang lama, ternyata
di tahun ini juga belum membuahkan hasil.
Bagaimana dengan sahabat pembaca blog ini?
Apakah merasakan hal yang sama dengan apa yang saya sampaikan di atas? Sepertinya
saat ini memang ada kesepakatan antar operator untuk tidak saling perang harga.
Semoga membantu dan bermanfaat.
Evy Nurvitasari

Tidak ada komentar