Ketika saya cek penawaran paket internet di Nomor XL saya pada aplikasi Tokopedia, saya menemukan ada paket internet bulanan (masa aktif 30 hari) yang bernama Tokopedia Booster Pack dengan harga Rp 10.000.
Sesuai dengan namanya bahwa Paket Tokopedia
Booster Pack merupakan paket internet yang berfungsi sebagai penguat atau
pelengkap. Itu artinya bahwa Paket Tokopedia Booster Pack tidak difungsikan
sebagai paket internet utama.
Berdasarkan deskripsinya, paket Internet Bulanan Tokopedia Booster Pack Rp 10.000 memberikan benefit berupa akses internet ke aplikasi Tokopedia 100MB/hari selama 30 hari kepada pelanggan XL yang mengaktifkan paket tersebut.
Itu artinya bahwa total ada 3GB kuota aplikasi
Tokopedia yang diberikan dalam Paket Tokopedia Booster Pack. Sayangnya kuota
yang diberikan dibagi 100MB setiap harinya, sehingga penggunaanya tidak bisa fleksibel.
Bagi sahabat pengguna Kartu XL yang setiap
hari membuka aplikasi Tokopedia melalui jaringan internet seluler, tentunya
tidak ada salahnya apabila sahabat melakukan pembelian paket Tokopedia Booster
pack yang disediakan dalam aplikasi Tokopedia.
Setidaknya dengan menggunakan kuota aplikasi
Tokopedia, maka kuota internet utama sahabat tidak akan terbuang ‘hanya’ untuk
mengakses aplikasi Tokopedia karena sudah tergantikan menggunakan kuota
Tokopedia Booster Pack.
Entah ada pengaruh dan faktor apa, akan tetapi menurut saya layanan internet seluler yang awalnya saya prediksi semakin lama akan semakin
murah, malah di tahun 2026 ini layanan tersebut terkesan harganya naik semua
(khususnya internet bulanan).
Paket internet bulanan XL yang pada
tahun-tahun sebelumnya harga paketnya bisa diberikan diskon hingga 90%, kini
diskon yang diberikan paling tinggi maksimal mungkin hanya 30% sampai 40% saja.
Paket internet bulanan XL yang awalnya rata-rata
masa aktifnya adalah 30 hari, kini masa aktifnya rata-rata berubah menjadi 28
hari. Ada apa dengan layanan internet seluler (khususnya XL) di Indonesia?
Apabila menilik sebaran layanan internet
berbasis jaringan Wifi di rumah, kantor, kafe, dan tempat lainnya, maka tarifnya
semakin lama cenderung semakin murah. Dengan begitu maka layanan internet seluler
lama-lama hanya akan menjadi pelengkap saja.
Logikanya adalah apabila layanan internet
seluler tidak memberikan layanan yang ‘semakin murah’ maka layanan tersebut
akan berpotensi ‘semakin jarang digunakan’ mengingat harganya yang semakin
mahal. Semoga membantu dan bermanfaat.
Evy Nurvitasari

Tidak ada komentar