Mengenal Model Bisnis Dalam Startup

Ketika pertama kali mendengar kata ‘Startup’ maka yang terlintas dalam pikiran saya adalah GoJek, Grab, Tokopedia, BukaLapak, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Secara sederhana arti dari startup adalah perusahaan rintisan yang tergolong baru beroperasi. Meski demikian, saat ini istilah tersebut sering diartikan sebagai perusahaan yang layanan dan produknya berbasis teknologi.
Berbicara mengenai Startup tentunya tidak akan lepas dengan dunia bisnis. Salah satu hal yang sangat erat kaitannya dengan bisnis adalah model bisnis yang digunakan. Ada beberapa model bisnis dalam startup yang bisa sahabat terapkan untuk meraih keuntungan. Berikut akan saya sampaikan beberapa model bisnis startup yang sering digunakan oleh perusahan.

Freemium

Merupakan istilah gabungan dari Free & Premium. Dalam model bisnis tersebut layanan diberikan secara free (gratis) oleh perusahaan kepada konsumen, akan tetapi selain menyediakan layanan yang gratis, perusahaan juga menyediakan versi premium (berbayar). Tentu saja layanan premium memiliki beberapa fitur yang tidak dimiliki dalam versi gratis.

Salah satu contoh layanan yang menggunakan model bisnis Freemium adalah layanan hiburan pada aplikasi Vidio. Sahabat bisa menikmati acara TV, Film, dan Drama dalam aplikasi tersebut secara gratis (tanpa dipungut biaya). Akan tetapi ketika sahabat ingin mendapat layanan lebih, maka sahabat harus membayar untuk meningkatkan level akun sahabat menjadi Gold atau Platinum.

Berlangganan

Berbeda dengan layanan Freemium, pada model bisnis Berlangganan atau Subscription, perusahaan tidak menyediakan konten gratis, akan tetapi apabila konsumen ingin menikmati layanan dari perusahaan tersebut, maka konsumen harus mengeluarkan uang atau biaya berlangganan dalam jumlah tertentu.

Layanan hiburan streaming Netflix adalah salah satu perusahaan yang menggunakan model bisnis berlangganan. Berbeda dengan Vidio yang memberikan layanan gratis kepada pelanggannya, maka untuk bisa menikmati layanan hiburan yang disediakan oleh Netflix, sahabat harus mengeluarkan biaya untuk berlangganan paket yang sudah disediakan oleh Netflix.

Periklanan

Tidak dipungkiri bahwa model bisnis periklanan adalah salah satu model bisnis yang cukup menarik dipakai oleh penyedia konten berita. Jadi perusahaan menyediakan konten berupa informasi yang bisa diakses secara gratis oleh konsumen, akan tetapi dalam konten tersebut disisipi beberapa iklan di beberapa lokasi.

Beberapa contoh layanan yang menggunakan model ini adalah beberapa situs besar berita nasional di Indonesia seperti detik, liputan6, kompas, sindonews, dan lain sebagainya. Sahabat bisa menikmati konten informasi yang disajikan oleh situs tersebut melalui aplikasi dan website penyedia konten informasi yang didalamnya terdapat beberapa iklan.

Afiliasi

Model bisnis afiliasi juga banyak digunakan untuk mendapatkan keuntungan. Kinerjanya cukup sederhana, yaitu perusahaan menawarkan produk atau layanan dari pihak ketiga. Apabila barang atau layanan yang ditawarkan berhasil mendapatkan transaksi (pembelian atau lainnya), maka perusahaan tersebut akan mendapatkan komisi yang dihitung dalam bentuk persentase.

Besarnya persentase yang diberikan tergantung dari kesepakatan awal. Contoh startup yang menerapkan model bisnis afiliasi adalah Traveloka. Jadi perusahaan tersebut memasarkan atau menyediakan beberapa layanan jasa yang dimiliki oleh perusahaan lain (sebagai contoh penginapan / Hotel). Traveloka akan mendapatkan komisi kalau ada orang yang melakukan reservasi hotel.

On-Demand

Saat ini On Demand merupakan salah satu model bisnis yang sangat berkembang di Indonesia. Yang mendasari model bisnis ini adalah adanya kebutuhan dari masyarakat atau permintaan konsumen. Jadi untuk menjalankan model bisnis On Demand, sahabat harus bisa menganalisis layanan atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Salah satu contoh model bisnis On Demand adalah layanan jasa delivery order makanan siap saji, ojek online, dan lain sebagainya. Beberapa perusahaan yang saat ini cukup sukses dalam mengembangkan usaha mereka menggunakan model bisnis ini adalah startup digital yang sangat terkenal di Indonesia seperti Grab dan GoJek.

e-Commerce

Di era digital seperti sekarang ini untuk meningkatkan penjualan, perusahaan-perusahaan sudah terbiasa mendistribusikan produk yang dibuatnya secara online. Model bisnis yang dilakukan tersebut termasuk dalam model bisnis e-Commerce. Berasal dari kata Electronic dan Commerce, secara sederhana bisa dikatakan bahwa e-Commerce adalah berjualan secara online.

Sudah sangat banyak perusahaan yang menggunakan model bisnis e-Commerce, sebagai contoh perusahaan yang menggunakan model tersebut adalah perusahaan yang menghasilkan produk sendiri dan juga memasarkannya secara online seperti Lemonilo, YongMa, Panasonic, dan perusahaan-perusahaan lainnya.

Selain beberapa model bisnis dalam startup yang sudah saya sebutkan di atas, masih ada banyak lagi model bisnis lainnya yang juga banyak digunakan oleh perusahaan. Setidaknya dengan mengenal beberapa model bisnis dalam startup, sahabat sudah memiliki gambaran mengenai bagaimana cara mendapatkan keuntungan dengan membuat sebuah startup. Semoga membantu dan bermanfaat.

Mengenal Model Bisnis Dalam Startup