Cara Mencegah Debu, Cicak dan Kecoa Masuk Rumah

Rumah saya sebenarnya cukup tertutup dari potensi debu dan hewan-hewan kecil seperti cicak dan kecoa. Meski disetiap ventilasi sudah saya pasangi jaring agar hewan-hewan yang bertebangan & debu terminimalisir masuk rumah, akan tetapi tetap ada saja celah yang bisa dilewati oleh binatang kecil & debu tersebut.

Salah satu celah yang ternyata bisa dilewati oleh debu dan binatang tersebut adalah celah bawah pintu yang terhubung langsung dengan luar rumah. Melalui lubang tersebut ternyata kecoa, debu, dan binatang kecoa bisa masuk dengan mudah. Oleh karena itu dibutuhkan penutup bawah pintu agar hewan dan benda kecil yang tidak diinginkan tidak bisa memasuki rumah.

Awalnya dibawah pintu saya pasang kain dan keset handuk untuk menutupi celah lubang pintu bagian bawah, akan tetapi lama-kelamaan terlihat tidak rapi dan ketika saya membuka pintu ternyata agak kesulitan. Yang lebih parahnya lagi, pernah ketika saya buka, ternyata dibalik kain ada cicaknya, jadi ketika kainnya saya tarik ke dalam, cicaknya ikut masuk. Sebel!

Setelah mencari informasi tentang alat untuk mencegah debu, cicak, dan kecoa yang masuk melewati celah bawah pintu, akhirnya saya menemukan alat yang bernama Door Bottom Seal (penutup lubang bawah pintu) dengan harga sekitar 75 ribu. Setelah saya hubungi penjualnya (Bukalapak), ternyata ada 2 pilihan yang bisa saya beli yaitu:
  • penutup lubang bawah pintu dengan bahan Bulu
  • penutup lubang bawah pintu dengan bahan Karet
Karena di rumah saya (Merauke) lumayan dekat dengan daerah pantai dan ketika musim hujan anginnya sangat kencang, sehingga air kadang bisa masuk sedikit ke dalam rumah melewati bawah pintu, maka saya putuskan untuk membeli Door Bottom Seal dengan bahan karet. Saya memilih bahan karet karena selain karet tahan terhadap air, karet juga bisa mencegah air masuk ke dalam rumah ketika musim hujan dengan angin yang sangat kencang.

Penutup tersebut memiliki panjang 1 Meter, jadi kalau pintu sahabat kurang dari 1 meter maka sahabat bisa memotongnya. Bahannya terdiri dari 2 yaitu bagian atas yang berbahan aluminim, dan yang bawah berbahan karet. Bahan bagian atas (aluminium) terdapat lubang-lubang kecil yang nantinya dipakai untuk tempat memasang sekrup (tajam) ke bagian pintu. Tenang saja, sekrup sudah ada dalam paket penjualan alat tersebut.

Pintu rumah saya panjangnya hanya sekitar 0.8 Meter, sehingga suami saya memotong 0.2 Meter menggunakan gergaji yang biasanya dipakai untuk memotong pipa pvc. Oh iya, untuk memasangnya cukup mudah, yaitu sahabat tinggal menyiapkan obeng (+) saja. Untuk memasangnya, sahabat tinggal pasang Penutup lubang bawah pintu tersebut dipintu, selanjutnya kalau posisinya sudah pas, sahabat tinggal rekatkan dengan sekrup menggunakan obeng. Mudah kan? Semoga bermanfaat … 

Cara Mencegah Debu, Cicak dan Kecoa Masuk Rumah