Ketika saya tahu bahwa Internet Rakyat memberikan harga yang sama antar masyarakat di Pulau Jawa, Maluku, dan Papua, yaitu Rp 100.000/bulan, maka dengan tanpa ragu saya memutuskan untuk ikut melakukan Pra-Registrasi.
Untuk melakukan Pra-Registrasi Internet Rakyat
tidaklah sulit dan berdasarkan pengalaman saya kemarin hanya butuh waktu beberapa menit
saja. Untuk mendaftar Internet Rakyat, sahabat bisa langsung menuju halaman website internetrakyat.id
Saat saya membuka situs internetrakyat.id, di
halaman utama terdapat tombol “Pra-Registrasi Sekarang”. Setelah memilihnya,
selanjutnya saya disuruh untuk mengisi beberapa informasi seperti Nama, Nomor
HP, Alamat, Email, dan data lainnya.
Setelah mengisi datanya dan memasukkan kode OTP (One Time Password) yang dikirimkan melalui nomor WA (WhatsApp), selanjutnya muncul informasi bahwa data yang saya kirimkan sedang diverifikasi untuk mendapatkan nomor antrean.
Selain itu juga diinformasikan bahwa Tim dari
Internet Rakyat sedang melakukan pengecekan ketersediaan jaringan internet di
daerah saya. Apabila berada dalam jangkauan, maka saya akan segera dihubungi.
Sebaliknya, apabila di daerah tempat tinggal
saya (Merauke) yang saya daftarkan belum masuk jangkauan Internet Rakyat, maka daerah
saya akan dimasukkan dalam prioritas perluasan jaringan Internet Rakyat.
Hal yang membuat saya sangat tertarik untuk
melakukan Pra-Registrasi Internet Rakyat adalah karena untuk saat ini layanan
internet dan harga yang ditawarkannya terbilang murah apabila dibandingkan
dengan layanan lain yang sudah ada.
Adapun beberapa keunggulan Internet Rakyat
yang bisa sahabat jadikan pertimbangkan untuk menggunakan layanannya, diantaranya adalah
sebagai berikut:
- Kecepatan Internet hingga 100Mbps dengan layanan 5G FWA.
- Kuota unlimited tanpa batasan penggunaan kuota (FUP).
- Biaya internet bulanan Rp 100.000/bulan (sudah termasuk pajak).
- Gratis biaya berlangganan 1 bulan pertama.
- Gratis sewa modem.
- Tidak ada biaya pemasangan.
Saat ini provider internet rumah yang bisa
menyaingi dari layanan Internet Rakyat adalah Starlite 200Mbps dengan Harga Rp
100.000 (sudah termasuk pajak) dan NetHome 500Mbps dengan biaya bulanan Rp 116.000 (belum termasuk pajak).
Yang cukup menarik perhatian saya adalah
ternyata pesan OTP yang dikirimkan ke nomor WA ternyata berasal dari Starlite. Ya,
Starlite memang anak perusahaan SURGE yang ‘memegang’ Internet Rakyat Regional
1 (Jawa, Maluku, Papua).
Saya berharap di awal tahun 2026, di rumah
saya (Merauke) sudah bisa menggunakan layanan Internet Rakyat. Syukur-syukur
apabila di akhir tahun 2025 ini malah sudah tersedia. Bagaimana di tempat
sahabat? Sudah tersedia? Semoga sudah tersedia semua.
Evy Nurvitasari

Tidak ada komentar