Cara Menghitung Pemakaian Pulsa Listrik Rumah

Semenjak punya rumah sendiri dan menggunakan listrik prabayar, saya lebih memperhatikan penggunaan daya listrik di rumah dan tentu saja saya juga lebih cermat dalam membeli peralatan listrik yang akan digunakan di rumah. Hal tersebut saya lakukan agar penggunaan listrik tidak boros dan tentu saja pulsa listrik saya tidak cepat habis hehehe… kalau sahabat juga ingin hemat penggunaan listriknya dirumah, maka sahabat harus bisa menghitung pemakaian pulsa listrik di rumah.

Sebelum menghitung pemakaian listrik di rumah, sahabat harus mengetahui terlebih dahulu tentang daya listrik di rumah sahabat dan juga TDL (tarif daya listrik) yang berlaku di rumah sahabat. Untuk mengetahuinya, sahabat bisa cek langsung di Meteran Listrik yang terpasang di rumah sahabat. Pada meteran listrik biasanya tertulis besarnya daya listrik seperti: 450W, 900W, 1300W, 2200W, 3500W, 5500W dan 6600W.

Setelah sahabat mengetahui daya listrik di rumah sahabat, langkah selanjutnya adalah sahabat harus mengetahui Tarif Daya Listrik yang diatur oleh pemerintah. Berikut adalah TDL yang dikeluarkan pemerintah Republik Indonesia yang berlaku di awal tahun 2018.

Dari tabel di atas bisa sahabat ketahui bahwa untuk golongan 900W RTM (Rumah Tangga Mampu) Memiliki tarif 1.352 per kWh (kilo Watt hour), sedangkan untuk rumah yang menggunakan daya 1300W ke atas memiliki tarif tanpa subsidi dari pemerintah yaitu 1.467,28 per kWh.

Bila sahabat sudah mengetahui tarif TDL di rumah sahabat, maka sahabat bisa menghitung dan memperkirakan penggunaan pulsa listrik di rumah. Berikut adalah contoh-contoh perhitungan pemakaian pulsa listrik untuk beberapa peralatan elektronik.

# Contoh 1: Rumah dengan batas daya listrik 900 VA-RTM memiliki Lampu luar rumah yang dinyalakan 10 Jam per hari. Lampu tersebut berdaya 5 Watt ~ 220Volt. Berapa pemakaian per hari, per bulan, dan pulsa listrik yang dikeluarkan dalam 1 bulan untuk lampu tersebut?

Pemakaian per hari = (5 Watt/1000) x10 Jam = 0.05 kWh
Pemakaian per bulan = 0.05 kWh x 30 hari = 1.5 kWh
Pemakaian pulsa listrik dalam 1 hari = 0.05 kWh x Rp. 1352 (TDL 900 W) = Rp. 67,6
Pemakaian pulsa listrik dalam 1 bulan = 1.5 kWh x Rp 1.352 (TDL 900 W) = Rp 2.028

# Contoh 2: Rumah dengan batas daya listrik 900 VA-RTM memiliki Lemari Es yang menyala 24 Jam per hari. Lemari Es tersebut berdaya 100 Watt ~ 220 Volt. Berapa pemakaian per hari, per bulan, dan pulsa listrik yang dikeluarkan dalam satu bulan khusus untuk lemari es tersebut?

Pemakaian per hari = (100 Watt/1000) x 24 Jam =2.4 kWh
Pemakaian per bulan = 2.4 kWh x 30 hari = 7.2 kWh
Pemakaian pulsa listrik dalam 1 hari = 2.4 kWh x Rp. 1352 (TDL 900 W) = Rp. 3.244,8
Pemakaian pulsa listrik dalam 1 bulan = 7.2 kWh x Rp. 1352 (TDL 900 W) = Rp. 97.344

Bila sahabat sudah mengetahui cara menghitung pemakaian pulsa listrik berdasarkan peralatan elektronik yang sahabat miliki, maka sahabat sudah bisa memperhitungkannya. Bila ada pertanyaan dan penjelasan saya kurang lengkap dan jelas, silakan ditulis di kolom komentar di bawah. Semoga membantu dan bermanfaat…
Cara Menghitung Pemakaian Pulsa Listrik Rumah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Evy Nurvitasari
Lihat Komentar
Tutup Komentar

0 comments:

Posting Komentar