Beranda
Catatan Saya
Jalan-Jalan
Pengalaman Pertama kali Saya Naik Pesawat Terbang
Pertama kali saya naik pesawat terbang adalah tahun 2013 ketika saya berumur 26 tahun hehehe… berawal dari saya mengikuti salah satu program beasiswa 1 tahun dari Dikti yaitu PPCPAK (Program Pendidikan Calon Pendidik Akademi Komunitas) pada tahun 2013. Dalam program tersebut saya mendapatkan penempatan pendidikan di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Sehingga untuk sampai di samarinda, saya harus menggunakan jalur udara yaitu pesawat terbang.
Karena itu adalah pengalaman pertama saya pergi keluar pulau jawa, maka waktu itu saya diantar oleh suami saya hehehe… karena saya berasal dari klaten, maka saya berangkat dari bandara yang paling dekat dengan rumah saya yaitu Bandar udara adi sucipto Yogyakarta. Jarak antara rumah saya (klaten) dengan bandara tersebut kira-kira 30 km, sehingga untuk kesana saya dan suami diantar cukup pakai mobil.

Sebelum berangkat tentunya saya harus membeli tiket terlebih dahulu. Meski pengalaman membeli tiket pesawat terbang adalah pengalaman saya yang pertama, dengan bermodal browsing di internet saya memberanikan diri untuk membeli tiket secara online lewat situs resmi maskapai penerbangan Lion Air (Penerbangan pertama saya naik Lion Air  ). Ternyata untuk mendapatkan tiket tersebut tidak terlalu ribet dan cukup mudah asalkan kita membaca tutorial dengan teliti dan benar. Waktu itu saya beli tiket dengan harga Rp.1.200.000 per tiket, kalau dapat promo bisa hanya sekitar 450 ribu saja.

Setelah masuk bandara, selanjutnya mengurus barang bawaan (Koper) untuk dititipkan pada bagasi pesawat. Kemudian masuk ke ruang tunggu untuk menunggu penerbangan. Oh iya, sebelum masuk kalau waktu itu kita disuruh bayar pajak bandara atau biaya administrasi sebesar Rp.35.000 / orang di bandara adi sucipto (ternyata biaya tiap bandara berbeda-beda). Setelah nunggu lebih dari setengah jam, akhirnya saya masuk pesawat.

Sebelum berangkat, pramugari menjelaskan tentang keselamatan penumpang (safety) yaitu tentang apa yang harus penumpang lakukan didalam pesawat ketika terjadi hal-hal darurat. Selain penjelasan dari pramugari, didepan kita juga sudah tersedia buku tentang keselamatan penumpang yang juga bisa kita baca tanpa memperhatikan penjelasan dari pramugari hehehe… (not recommended). Setelah semua penumpang dan lainnya terkondisi, akhirnya pesawat tinggal landas dan perjalanan dengan menggunakan jalur udara untuk pertama kali saya dimulai.

Pada waktu check in, saya senagaja memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela dengan harapan agar saya dapat melihat bawah dari ketinggian. Yes… benar, saya bisa melihat keindahan bumi dari atas hehehe… setelah beberapa waktu pesawat menaikkan ketinggian, akhirnya yang terlihat hanya awan dan laut di bawah yang kelihatan luas dan sesekali melihat kapal-kapal yang kelihatan sangat kecil. Sekitar 90 menit akhirnya pesawat mendarat di bandara Sepinggan Balikpapan. Setelah turun, saya segera mengambil barang bawaan saya ditempat khusus pengambilan barang. Itu cerita saya… kalau ceritamu gimana?  Setidaknya cerita saya tersebut memberi gambaran bagi sahabat yang belum pernah naik pesawat.

Penulis blog

Tidak ada komentar